Jamaah Jumat rahimakumullah,
Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah subhanahu wata’ala, pada kesempatan siang hari yang penuh dengan keberkahan, khatib ingin mengajak diri khatib pribadi khususnya dan para hadirin umumnya, untuk meningkatkan takwa kepada Allah subhanahu wata’ala, sehingga orientasi kehidupan yang tertanam dalam diri kita, dalam menjalankan peran masing-masing dalam kehidupan ini, senantiasa hanya karena ingin menggapai ridha-Nya.
Jamaah Jumat rahimakumullah
Kita menyaksikan melalui berbagai media bahwa beberapa hari terakhir Israel melakukan penyerangan bertubi-tubi kepada masyarakat Palestina. Tindakan biadab dan tidak berprikemanusiaan yang dilakukan oleh para penjajah zionis Israel yang sangat menjljikkan terhadap Masjid al-Aqsha dan kaum muslimin di sana. Masjid al-Aqsha di antara 3 masjid suci di dunia ini yang kata Nabi shallallahu
‘alaihi wasallam “Tidaklah ditekankan untuk bersafar kecuali untuk mengunjungi tiga masjid,Masjidilharam, Masjid Rasul dan Masjidilaqsha”. (Muttafaqun ‘Alaihi, H.R. AI Bukhari 1118 & Muslim 1397) Sungguh suatu kemullaan jika kita mampu beribadah di masjid mulia ini,namun saat ini keamanan dan kenyamanan di sana telah dirusak dan diserang oleh para al-maghdub ‘alaihim yaitu orang-orang yang Allah murkai mereka.
Jamaah Jumat rahimakumullah
Kaum muslimin di Palestina membutuhkan bantuan, kita tidak bisa saat ini ke sana bersama mereka melawan para musuh-musuh Allah. Namun bukan berarti kita hanya terdiam merenung. Kita memiliki alternatif lain yang bisa kita lakukan, di antaranya:
Pertama, Bantuan doa
Doa adalah senjata mukmin, bantuan terbesar dan termudah untuk kita lakukan. Jangan kikir mendoakan kemenangan bagi mereka, selipkan doadoa kita di setiap tempat dan waktu mustajab untuk mereka. Allah pasti akan mengabulkan doa-doa para hamba-Nya yang penuh keikhlasan dan harap kepada-Nya. Kalau perlu diadakan qunut nazilah. Allah Ta’ala berfirman:Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad)tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.
Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi(perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran(Q.S. Al-Baqarah, Ayat 186)
Kedua, bantuan menyebarkan berita dan kabar sesungguhnya yang terjadi disana.
Dengan demikian, orang-orang akan tahu dan bisa memberikan bantuan juga kepada mereka. Namun fetap memperhatikan keaslian informasi, karena Allah Ta’ala berfirman yang artinya:
Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu ifu. (Q.S. Al-Hujurat, Ayat 6)

Ketiga, bantuan untuk mengajarkan pada anak keturunan kita, generasi muda dan keluarga kita kecintaan pada masjid al-Aqsha, tanah suci ketiga dan buml Palestina.
Ajarkan pada mereka bahwa kiblat pertama adalah Masjid al-Aqsha. Ajarkan pada mereka bahwa mencintai Masjid al-Aqsha adalah Agidah Kaum Muslimin. Ajarkan pada mereka bahwa mencintai Masjid al-Aqsha adalah Ibadah. Ajarkan pada mereka bahwa menjaga dan melindungi Masjid alAqsha adalah kewajiban, amanah dari Allah dan Rasul-Nya. Ajarkan pada mereka bahwa Masjid al-Aqsha adalah tempat Isra’ dan Mï’rajnya Nabi Muhammad .
Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad)tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi(perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran”(Q.S. Al-Baqarah, Ayat 186).
Ketiga, bantuan untuk mengajarkan pada anak keturunan kita, generasi muda dan keluarga kita kecintaan pada masjid al-Aqsha, tanah suci ketiga dan bumi Palestina. Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian fanda-tanda(kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.(Q.S AIIsra’, Ayat 1)
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Keempat, bantuan donasi.
Sisihkan sebagian harta, dan infakkan apa yang bisa kita serahkan untuk mereka, melalui lembaga-lembaga resmi yang bergerak di bidang khusus untuk penyaluran dana palestina dan masjid al-Aqsha. Harta yang kita keluarkan untuk mereka adalah harta di jalan Allah Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menggantikan apa yang telah kita bantukan kepada saudara. Saudara kita dan masjid suci-Nya. Allah Ta’ala berfirman yang artinya: “Katakanlah, “Sungguh, Rabbku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.” Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi Rezeki yang terbaik. (Q.S. Saba’, Ayat 39)
Kelima, bantuan bersama melakukan gerakan dukungan dan pembelaan terhadap masjid al-Aqsha dan kaum muslimin di sana)
Kita menolak dan mengutuk kelakuan penjajahan yang dilakukan zionis israel laknatullah ‘alaihim, semoga saja para pihak yang berkuasa atas mereka memberikan hukuman sebesar-besarnya dan seberat-beratnya bagi para penjajah israel. Allah Ta’ala berfirman yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (Q.S.Muhammad, Ayat 7).
Ya Allah, selamatkanlah dan lindungi saudara-saudara kami di Palestina dan baitul magdis dari orang-orang yang berbuat makar, dan nasjisnya para teroris sesungguhnya, serta kembalikanlah al-Aqsha kepada pangkuan kaum muslimin dalam keadaan suci, mulia, dan dimenangkan.
Ya Allah, muliakanlah kami agar bisa shalat dan beribadah di masjid al-Aqsha,berikanlah kami kesempatan dan taufiq untuk membantu saudara-saudara kami dari bentuk bantuan apapun, dari segala jenis bantuan moril, media, dan materil.
Ya Allah musnahkanlah, binasakanlah, usirlah para penjajah, mereka yang Engkau murkai, mereka yang telah melakukan kerusakan di muka bumi,mereka yang telah bersewenang-wenang dan orang-orang yang ikut andil membantu mereka. Aamiin Yaa Rabbal ‘aalamiin
Jamaah Jumat yang berbahagia
Demikian khutbah pertama ini, semoga Allah Ta’ala memenangkan kaum muslimin dari para musuh-Nya
