Iftitah
عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: أَتَيْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ شَبَبَةٌ مُتَقَارِبُوْنَ، فَأَقَمْنَا عِنْدَهُ عِشْرِيْنَ يَوْماً وَلَيْلَةً، وَكَانَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَحِيْماً رَفِيْقاً، فَلَمَّا ظَنَّ أَنّاَ قَدْ اِشْتَقْنَا أَهْلَنَا سَأَلْنَا عَمَّنْ تَرَكْنَا بَعْدَناَ، فَأَخْبَرْنَاهُ، قَالَ: إِرْجِعُوْا إِلَى أَهْلِيْكُمْ فَأَقِيْمُوْا فِيْهِمْ وَعَلِّمُوْهُمْ وَمُرُوْهُمْ وَصَلُّوْا كَمَا رَأَيْتُمُوْنِيْ أُصَلِّيْ، فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلاَةُ فَلْيُؤَذِنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ، وَلْيَؤُمُّكُمْ أَكَبْرُكُمْ – رواه البخاري ومسلم
Diriwayatkan dari Malik bin Al Huwairits radhiyallahi anhu, dia berkata: Kami mendatangi Nabi shallallahu alaihi wasallam, dan kami anak anak muda yang sebaya usianya, kami menginap di tempat Nabi shallallahu alaihi wasallam selama 20 hari; dan adalah beliau orangnya penyanyang lagi lembut –perilakunya. Ketika beliau memperhatikan kami sedang rindu dengan keluarga kami. Lalu kami bertanya, ‘sekiranya kami meninggalkan beliau, siapakah orang – orang yang akan tinggal bersama beliau?’ Beliau menjawab, “Kembalilah kepada keluarga kalian dan tinggallah bersama mereka, ajari dan perintahlah mereka –shalat. Dan shalatlah seperti kalian melihat aku shalat. Ketika waktu shalat sudah hadir, wajib salah satu dari kalian beradzan dan yang senior menjadi imam diantara kalian.” –HR. Al Bukhari dan Muslim
————————————————————————————————————————–
- Sekilas Tentang Pesantren
Pondok Pesantren, sejak awal keberadaannya, merupakan salah satu system pendidikan yang unik, khas dan tertua di negeri Nusantara ini. Selain itu, pesantren juga sebagai pusat penyebaran agama Islam dan pengkaderan para pejuang agama di negri ini.
Secara historis, model Pendidikan yang diusung oleh pesantren telah menorehkan sejarah yang luhur. Para alumninya muncul ke pentas publik turut andil dalam membina generasi dan mencerdaskan anak bangsa, meletakkan dasar dan pondasi masyarakat yang rahmatan lil alamin.
Selain itu, dari Pesantren lahir para pemimpin bangsa yang menjadi bagian dari perintis kemerdekaan dan pendiri negeri ini.
-
Tujuan Pondok Pesantren
Nyantri, bukan model Pendidikan baru, namun ia ada sejak zaman Nabi SAW. Di sisi beliau ada beberapa sahabat yang mondok di masjid Nabawi, belajar bersama beliau, diantaranya Abu Hurairah; yang kemudian mereka disebut Ashabus Shuffah. Kemudian model itu terus berlanjut di generasi setelahnya, hingga zaman sekarang ini
Nyantri tidak sekadar berasrama, namun mentarbiyah (mendidik) diri, menuju pribadi yang berkarakter, berwawasan luas, Islami dan pejuang di tengah masyarakatnya.
Berikut gambaran tujuan Pesantren:
-
Pendidikan Agama Islam
Santri dibimbing memahami ajaran agam Islam secara komprehensif dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
-
Karakter Islami
Pendidikan Pesantren tidak hanya pada aspek keilmuan agama semata, namun juga pada pembentukan karakter, akhlak dan etika. Pesantren berusaha meunumbuhkan lingkungan yang mendukung pada perkembangan karakter positif dan perilaku yang di dasarkan pada akhlak dan etika yang Islami.
-
Keterampilan Hidup
Selain ilmu agama, pesantren juga memberikan pengetahuan umum dan keterampilan praktis yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
-
Kemandirian dan Kreativitas
Pesantren juga memiliki tujuan untuk memupuk semangat kemandirian dan kreativitas pada santri. Melalui kehidupan di pesantren yang mandiri dan sistem pondok, santri diajak untuk belajar mengelola waktu, tanggung jawab, dan kerjasama dalam kehidupan bersama.
-
Peduli Sosial
Santri dididik untuk peduli terhadap sesama, berbagi, dan berkontribusi positif pada masyarakat.
-
Pesantren Mun Falih
-
Penanaman dasar dasar keilmuan Islam yang mewarisi nilai – nilai sunnah nabawiyah sesuai visi dan misi Pesantren Muna Falih
-
Membentuk karakter muslim yang mengokohkan kepribadian dan pejuang di Masyarakat dalam bingkai Islam rahmatan lil alamin
-
Pembelajaran Pesantren Muna Falih
-
Sekolah Resmi KEMENAG RI, Tingkat :
-
Madrasah Tsanawiyah (MTs)
-
Madrasah Aliyah (MA) –direncanakan
-
Kepesantrenan
-
Dirasah Islamiyyah
-
Hafalan Al Qur’an
-
Bahasa Arab
-
Halaqah Tarbawiyah
-
Kepesantrenan Muna Falih
-
-
-
Dirasah Islamiyah
-
-
-
Dirasah Islamiyah di Muna Falih adalah pembelajaran khusus agama yang menjadi bagian integral dari sistem di Pondok Pesantren Muna Falih.
-
Tujuan adanya Dirasah Islamiyah ini untuk menciptakan generasi Qur’ani, berakhlak, mampu berbahasa Arab, serta memahami akidah dan ibadah dengan baik dan benar.
-
Dirasah Islamiyah tingkat lanjut ( MTs )
-
No
Materi
Kitab / Buku Referansi
Kelas
7
8
9
1
Aqidah
-
Aqidatul Awam
-
Ushulus Tsalatsah
-
Husunul Hamidiyah
-
Ahlus Sunnah Wal Jam’ah
2
Fiqih
-
At Tadzhib Al Matni Abi Syuja’ (Thaharah, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji)
-
Praktek Ibadah : Wudhu, Tayamum dan Shalat
3
Nahwu dan Sharaf
-
Jurumiyyah dan
-
Ilmu Sharaf (Abu Amir)
4
Akhlak dan Adab
-
At Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an
-
Adab Ibadah : Tharah, Shalat dan Shaum
-
Adab Bermu’alah : Akhlakul Lil Banin
5
Sirah Nabi
-
Khulashah Nurul Yaqin (Juz 1, 2, 3, 4)
6
Tafsirul Qur’an
-
Tafsir Al Jalalain : Juz 30, 29, 28 dan surat pilihan : Al Kahfi, Yasin, Ad Dukhan, Al Waqi’ah Ar Rahman dan Al Mulk
7
Haditsun Nabi SAW
-
100 Hadits Pilihan
-
Menghafal hadits – hadits pilihan
8
Bahasa Arab
-
Muhadatsah dan Hiwar
-
Khat dan Imla’
9
Tajwidul Qur’an
-
Matan Tuhfatul Athfal
-
Matan Jazariy
10
Ketrampilan
-
Hafalan do’a-do’a pilihan dan Qari’
-
Public Speaking : MC, Pidato dan Kultum
-
-
-
-
Hifzhil (Hafalan) Qur’an
-
-
-
Tahsin dan Tajwid : Tuhaftul Athfal dan Matan Jazari. Materi ini untuk memperbaiki bacaan Al Qur’an sebelum menghafal Al Qur’an.
-
Hifzhil (menghafal qur’an) program unggulan Pesantren Muna Falih. In sya’a Allah ditargetkan 15 Juz selama tiga tahun. 5 juz pertahun.
-
Target hafalan perhari: minimal ½ halaman, maksimal 1 halaman.
-
Tasmi’ perpekan sekali. Untuk melatih kemampuan hafalan dan memutqinkan hafalan. Jumlah tasmi’ disesuaikan dengan kemampuan santri.
-
Santri berhak mendapatkan sertifikat hafalan sesuai dengan kemampuan tasmi’nya
-
Karantina Al Qur’an. Program ini untuk mengisi masa liburan santri, dengan tujuan penambahan wawasan tentang Al Qur’an dan penjagaan hafalan santri.
-
-
-
Bahasa Arab
-
-
-
Bahasa Arab bagian terpenting dari Program Pendidikan Pesantren Muna Falih. Untuk ditingkat Mts, dikenalkan dasar – dasar kebahasaan sebagai pondasi untuk pembelajaran di jenjang berikutnya.
-
Nahwu dan Sharaf sebagai dasar gramatikanya. Muhadatsah dan Hiwar untuk melatih berbicara dan menggunakan kalimat dan berbahasa.
-
Khat dan imla’ untuk menguatkan kepenulisan bahasa Arab dan pemahaman bahasa.
-
-
-
Halaqah Tarbawiyyah
-
-
Bagian dari program kepesantrenan adalah halaqah tarbawiyyah. Yaitu memutaba’ahi atau memantau ibadah dan perilaku santri yang dihubungkan dengan kegiatan dakwah, sosial dan kemasyarakatan. Serta untuk menguatkan wawasan kebangsaan dan aplikasi Islam Rahmatan Lil Alamin.
-
-
-
KBM Pesantren
-
-
-
Sekolah Mts, jam 7.30-1300
-
Dirasah Islamiyah, Siang, Sore dan habis Maghrib
-
Tahfizhil Qur’an, habis Isya’ dan habis Shubuh
Jadwal Kegiatan Santri Pondok Pesantren Muna Falih
|
No |
Jam |
Kegiatan |
Keterangan |
|
1 |
7.30-13.00 |
Sekolah Madrasah Tsanawiyah + Shalat Zhuhur |
|
|
2 |
13.00-13.15 |
Makan Siang |
|
|
3 |
13.15-13.45 |
Dirasah Islamiyyah 1 |
Kelas 7 dan 8, setiap hari Rabu dan Sabtu kelas 9 |
|
4 |
13.45-14.50 |
Tidur Siang |
|
|
5 |
14.50-15.20 |
Persiapan Shalat Ashar + Shalat Ashar |
|
|
6 |
15.20-16.20 |
Dirasah Islamiyah 2 |
Tiap hari Selasa dan Sabtu, extra : Beladiri dan Pramuka |
|
7 |
16.20-17.35 |
– Aktivitas pribadi – Makan Sore – Persiapan shalat Maghrib |
|
|
8 |
17.35-18.50 |
– Shalat Maghrib – Dirasah Islamiyah 3 – Tadarrus Qur’an |
Bergantian kelas 7,8 dan 9 |
|
9 |
18.50–21.15 |
– Persiapan Shalat Isya’ – Shalat Isya’ – Setoran hafalan baru |
|
|
10 |
21.15-04.30 |
– Istirahat malam – Shalat malam – Shalat Shubuh |
|
|
11 |
04.30 – 07.30 |
– Muraja’ah hafalan baru dan lama – Sarapan Pagi – Persiapan Sekolah |
Catatan :
-
KBM Pesantren menyesuaikan perubahan jadwal waktu Shalat 5 waktu
