Kemuliaan Sholat Tahajjud oleh H. Wagiman – Sholat Jum’at MTs Muna Falih 25 Agustus 2023

Khotbah Sholat Jum’at 25 Agustus 2023 Kemuliaan Sholat Tahajud – H. Wagiman – Umat Islam memiliki materi dan pedoman yang sangat terinci dalam menjalani kehidupan di dunia, bahkan hingga kehidupan berikutnya.

Kita beribadah kepada Tuhan yang satu, mengikuti nabi satu, dan berpedoman hanya pada satu kitab suci. Dan jaminan tidak akan tersesat jika terus mengikuti petunjuk Allah Subhanahu wa Ta’ala serta berpegang-teguh kepada Alquran dan al Hadits.

Seperti layaknya Rasulullah sudah mencontohkan bagaimana seorang muslim seharusnya menjalani hidup agar berbahagia dunia dan akhirat.

Salah satu contoh yang Beliau ajarkan adalah menjalankan sholat malam, Qiyam-ul-layl atau Sholat Tahajjud. Sholat malam adalah ibadah sholat yang sangat berat, banyak godaan untuk dapat meninggalkan sholat Tahajjud.

Waktu dimana mata sedang begitu nyamannya terpejam, saat badan yang lelah beraktivitas merasakkan nikmatnya merebahkan diri, saat selimut menghangatkan diri dari dinginnya malam.

Dan saat itulah seorang hamba yang tersungkur merendahkan diri serendah rendahnya kepada Allah Ta’ala akan untuk mengharap ridhoNya akan mendapatkan keutamaan – keutamaan yang dimiliki orang -orang shaleh.

Dalam Surat Al-Isra ayat 79 yang artinya “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”

 

Khotbah jum'at 25 Agustus 2023

Allah subhanhu wa ta’ala menjanjikan kepada kaum muslimin yang menunaikan sholat tahajjud, Allah akan mengangkat derajatnya. Sholat malam atau Tahajjud juga melengkapi kekurangan dalam ibadah wajib yang sering kali kita lakukan dengan banyak kekurangan, kurangnya khusyuk dalam beribadah, niat yang tidak sempurna, ataupun kealpaan dalam bacaan.

Tahajjud adalah kebiasaan yang dilakukan para orang shaleh, yang akan menebus dosa dan menghindarkan kaum muslim dari dosa.

Insan yang bertaqwalah yang akan dimuliakan Allah subhanhu wa ta’ala, mari kita sama-sama berusaha menjalankan sholat tahajjud meski dalam keadaan malas, mengantuk, dingin, dan godaan lain.

Selayaknya kita sering melantunkan do’a “Rabbanaa, aatinaa fiddunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar”. Ridho Allah subhanhu wa ta’ala sangat kita butuhkan untuk semua yang kita lakukan di dunia. Dan dengan Tahajjud kita berusaha untuk mendapatkan ridhoNya.

Marilah bersama kita selalu berusaha memperbaiki ibadah wajib dan senantiasa berusaha menjalankan ibadah – ibadah sunnah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *